17 Maret 2011 - 20:30

Majma' Jahani Ahlul Bait mengeluarkan pernyataan ke-duanya tentang Bahrain yang meminta organisasi-organisasi pembelaan hak asasi manusia dan institusi kemanusiaan sedunia agar memenuhi permintaan suara-suara warga Bahrain yang terzalimi.

Menurut Kantor Berita ABNA, berikut nukilan terjemahan pernyataan Majma' Jahani Ahlul Bait mengenai peristiwa yang sedang terjadi di Bahrain.

بسم الله الرحمن الرحیم

و إِذَا حَكمْتم بَيْنَ النَّاسِ أَن تحكُمُواْ بِالعَدلِ إِنَّ اللّهَ نِعِمَّا يَعِظكُم بِهِ إِنَّ اللّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا سوره نساء – آیة 58

"Dan apabila kamu menjalankan hukum di antara manusia, (Allah menyuruh) kamu menghukum dengan adil. Sesungguhnya Allah dengan (perintahNya) itu memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepada kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, lagi Maha Melihat." (Qs. An-Nisa ayat 58).

Ketika kerajaan Bahrain diharap mengambil pelajaran dari nasib Tunisia dan mesir yang pada akhirnya memenuhi tuntutan keadilan oleh rakyatnya, sayangnya kita menyaksikan di Bahrain, mereka bertindak pengecut dengan menyewa militer dari Negara lain untuk membantai rakyatnya sendiri. Namun, situasi tersebut tidak juga mengembalikan keamanan Negara Bahrain, justru membawa kepada krisis nasional yang jauh lebih besar.

Oleh karena itu, Majma' Jahani Ahlul Bait, selaku organisasi internasional yang dianggotai oleh ratusan pemikir dan cendekiawan pengikut Ahlul Bait menyatakan:

1.     Apapun campur tangan asing di Bahrain adalah sebuah pelanggaran hak asasi warga Negara, termasuk pemberian izin kehadiran tentara Negara lain.

2.     Wajib atas organisasi-organisasi pembelaan HAM dan organisasi kemanusiaan lainnya terutama dari Negara-negara Islam mendukung tuntutan rakyat Bahrain yang terzalimi (termasuk di Libiya dan Yaman) yang menghadapi militer yang memiliki persenjataan lengkap dengan tangan kosoong.

3.     Kami meminta kepada pihak kerajaan Bahrain agar berhenti membantai rakyat sendiri apalagi sampai meminta kekuatan asing. Ketahuilah, menghentikan gejolak kemarahan rakyat dengan cara paksa dan kasar tidak akan membantu menyelesaikan masalah, bahkan semakin memperkeruh masalah.

4.     Kami memohon kepada Allah swt agar mengaruniakan kesabaran yang kokoh kepada rakyat Bahrain yang dizalimi dalam kesukaran dalam menghadapi musibah. Kami mohon juga agar ganjaran yang sebaiknya beserta derajat yang tinggi untuk saudara-saudara kita yang gugur syahid. Kami berdoa agar apar penuntut keadilan di Bahrain senantiasa bersatu dan bertawakkal kepada Allah swt.

و ما النصر الا من عند الله العزیز الحکیم سوره آل عمران ـ آیة 126
"Dan pertolongan yang membawa kemenangan itu hanya dari Allah Yang Maha kuasa, lagi Maha Bijaksana." (Qs. Ali 'Imran ayat 126)

9 Rabi'ul Akhir 1432 H

Majma' Ahlul Bait